Hidup Terasa Mudah Dengan Berbohong
Tapi mengapa kita diminta untuk jujur? Ada dua alasan.
Pertama, jujur membuat proses mental yang terjadi di "latar belakang" berkurang.
Bayangkan kinerja mental kita seperti komputer; Semakin banyak aplikasi yang berjalan di latar belakang, semakin berat proses pengerjaan di aplikasi utama. Makanya ada kebiasaan untuk membuka task manager lalu tutup aplikasi yang tidak digunakan.
Aplikasi yang tidak digunakan ini adalah alasan-alasan yang harus diingat ketika berbohong, supaya tidak ketahuan bohong.
Jujur hanya membuka satu aplikasi, berbohong membuka banyak aplikasi.
Kedua, berkata jujur meningkatkan koneksi neuron otak bagian depan (prefrontal cortex)*.
Semakin aktif koneksi dibagian ini, maka semakin kuat kemampuan seseorang untuk berpikir abstrak, memvisualisasi masa depan, serta mengatur emosi.
Bukan kah ketiga kemampuan tersebut merupakan ciri-ciri orang sukses?